Author name: SIDcikawung2025

Berita

Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Desa Cikawung Gelar Yaumul Ijtima’ Ke-2 Sekaligus Peringatan Isra Mi’raj 1447 H

Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Desa Cikawung Gelar Yaumul Ijtima’ Ke-2 Sekaligus Peringatan Isra Mi’raj 1447 H CIKAWUNG – Suasana khidmat dan penuh rasa persaudaraan menyelimuti Desa Cikawung. Pemerintah Desa Cikawung bekerja sama dengan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU), Muslimat, dan Fatayat menggelar acara Yaumul Ijtima’ Ke-2 yang dirangkaikan dengan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah. Acara yang digelar pada Selasa, 6 Januari 2026 ini dihadiri oleh ratusan jamaah yang memadati lokasi acara. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya sebagai sarana meningkatkan keimanan melalui peringatan perjalanan agung Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga desa melalui tradisi Yaumul Ijtima’. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diteruskan dengan Mars Muslimat dan Mars Fatayat. Momen ini berlangsung sangat emosional dan penuh semangat, menunjukkan kecintaan ibu-ibu pengajian terhadap agama dan bangsa. alam kesempatan tersebut, Kepala Desa Cikawung, Bapak Feri Pajar Nugraha, hadir memberikan sambutan hangat. Beliau mengapresiasi kekompakan warga, khususnya kaum ibu yang menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan di desa. “Kegiatan Yaumul Ijtima’ seperti ini sangat penting untuk terus kita lestarikan. Selain menambah ilmu agama, ini adalah momen kita untuk duduk bersama, menyamakan persepsi, dan menjaga kerukunan di Desa Cikawung. Saya berharap semangat Isra Mi’raj ini dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam meningkatkan kualitas ibadah shalat kita,” ujar Kepala Desa dalam sambutannya. Acara inti diisi dengan tausiyah agama yang mengupas tuntas hikmah peristiwa Isra Mi’raj. Mubaligh mengajak seluruh jamaah untuk memperbaiki kualitas shalat sebagai tiang agama dan sarana mencegah perbuatan keji dan munkar. Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan Desa Cikawung agar senantiasa menjadi desa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Warga tampak antusias mengikuti acara hingga selesai, mencerminkan kuatnya nilai gotong royong dan religiusitas di Kecamatan Pancatengah. (Tim Redaksi Desa Cikawung)

Potensi & Keunggulan Desa

Wisata Bukit Jar’un

Menyingkap Pesona Bukit Jar’un: Surga Tersembunyi dengan Panorama Sungai Cimedang di Dusun Jatijaya Pemandangan eksotis dari puncak Bukit Jar’un, Dusun Jatijaya. Terlihat kelokan Sungai Cimedang yang membelah rimbunnya hutan Desa Cikawung. Sebuah harmoni alam yang menanti untuk Anda jelajahi. Desa Cikawung tidak hanya kaya akan kearifan lokal, tetapi juga diberkahi dengan bentang alam yang memukau. Salah satu “permata” tersembunyi yang kini mulai dilirik sebagai destinasi unggulan adalah Wisata Bukit Jar’un. Terletak di kawasan Dusun Jatijaya, Bukit Jar’un menawarkan pelarian sempurna bagi Anda yang ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk perkotaan dan kembali merangkul ketenangan alam.   Apa yang Menarik di Bukit Jar’un? 1. Lanskap Hijau yang Menyejukkan Mata Sejauh mata memandang, pengunjung akan disuguhkan hamparan perbukitan hijau yang asri. Pepohonan rindang yang menyelimuti kawasan ini tidak hanya memproduksi oksigen segar, tetapi juga menciptakan suasana teduh yang menenangkan jiwa. Ini adalah tempat terbaik untuk healing dan menikmati udara bersih pedesaan. 2. Eksotisme Kelokan Sungai Cimedang Daya tarik utama dari Bukit Jar’un adalah posisinya yang strategis di ketinggian, memberikan sudut pandang (view) istimewa ke arah Sungai Cimedang. Dari atas bukit, Anda dapat melihat aliran sungai yang meliuk indah membelah hutan dan perbukitan. Kontur sungai yang berkelok dikelilingi vegetasi lebat menciptakan pemandangan dramatis layaknya lukisan alam. Baik saat air sungai sedang jernih maupun saat berwarna kecokelatan membawa material pegunungan di musim hujan, Sungai Cimedang tetap menampilkan kegagahan dan keeksotisan alaminya yang mempesona. 3. Spot Foto Instagramable Bagi para pecinta fotografi atau pemburu konten media sosial, Bukit Jar’un menyediakan latar belakang foto yang epik. Perpaduan antara langit biru, bukit hijau, dan aliran sungai di lembah bawahnya menciptakan komposisi foto lanskap yang sempurna.   Lokasi & Akses Wisata alam ini terletak di Dusun Jatijaya, Desa Cikawung. Akses menuju lokasi menawarkan petualangan tersendiri dengan pemandangan pedesaan yang kental. Kami mengajak para wisatawan lokal maupun luar daerah untuk datang dan membuktikan sendiri keindahannya.   Tips Berkunjung: Waktu Terbaik: Pagi hari saat matahari terbit atau sore hari untuk mendapatkan pencahayaan foto yang lembut dan udara yang sejuk. Jaga Kebersihan: Karena ini adalah wisata alam, pengunjung dimohon untuk tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga kelestarian Bukit Jar’un. Alas Kaki: Gunakan alas kaki yang nyaman (sepatu/sandal gunung) karena kontur tanah yang alami. Mari Jelajahi Desa Cikawung! Nikmati keindahan Tuhan yang dititipkan di tanah kami. Sampai jumpa di Bukit Jar’un!

Uncategorized

Ciptakan Lingkungan Asri dan Aman, Warga Desa Cikawung Gelar Kerja Bakti Bersihkan Rumput Liar di Bahu Jalan

Beranda > Berita Ciptakan Lingkungan Asri dan Aman, Warga Desa Cikawung Gelar Kerja Bakti Bersihkan Rumput Liar di Bahu Jalan Dokumentasi kegiatan: Partisipasi warga dalam pembersihan dan perawatan infrastruktur desa dengan melakukan pencabutan tanaman liar di sepanjang jalur Cijambu CIKAWUNG – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Cikawung. Pada Minggu pagi, puluhan warga bersama Perangkat Desa bahu-membahu melaksanakan kerja bakti pembersihan jalan poros desa. Fokus utama kegiatan kali ini adalah pembabatan rumput liar dan semak belukar yang mulai menutupi bahu jalan. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini menyasar ruas jalan di wilayah  Dusun Cijambu. Tingginya curah hujan dalam beberapa minggu terakhir mengakibatkan rumput dan tanaman liar tumbuh sangat cepat, sehingga mulai memakan badan jalan dan mengganggu pandangan pengguna jalan. Pentingnya Kebersihan dan Keselamatan Kepala Desa Cikawung, Bapak Feri, yang turut hadir memantau kegiatan, menyampaikan bahwa kerja bakti ini bukan sekadar untuk keindahan, melainkan demi keselamatan warga. “Rumput yang terlalu tinggi di pinggir jalan itu berbahaya. Selain membuat jalan terlihat sempit, rumput tersebut sering menutupi lubang atau parit, sehingga pengendara motor bisa terperosok. Apalagi kalau hujan, jalanan jadi licin karena lumpur tertahan rumput. Jadi, hari ini kita bersihkan total,” ujar [Nama Kades/Kadus]. Antusiasme Warga Warga terlihat antusias membawa peralatan kebersihan mandiri dari rumah, seperti cangkul, sabit, sapu lidi, dan mesin pemotong rumput. Mereka membagi tugas; kaum bapak memotong rumput yang tebal dan merapikan selokan, sementara pemuda dan mahasiswa membantu mengangkut sampah rumput ke tempat pembuangan agar tidak menumpuk di pinggir jalan. Tidak hanya membersihkan rumput, warga juga sekaligus melakukan pengerukan sedimen tanah dan sampah plastik yang menyumbat saluran drainase di sepanjang jalan tersebut untuk mencegah genangan air saat hujan deras turun. Mempererat Tali Silaturahmi Selain aspek fisik lingkungan, kegiatan kerja bakti ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga. Di sela-sela kegiatan, warga menyempatkan diri untuk beristirahat sejenak sambil menikmati kudapan ringan yang disediakan secara swadaya oleh ibu-ibu PKK setempat. Canda tawa yang terdengar mencerminkan kerukunan warga Desa Cikawung yang masih sangat kental. Harapan ke Depan Kegiatan berakhir pada pukul  11.00  dengan hasil yang memuaskan. Ruas jalan yang tadinya rimbun oleh semak kini terlihat bersih, lebar, dan terang. Pemerintah Desa Cikawung berharap kegiatan “Jumat Bersih” atau kerja bakti mingguan seperti ini dapat terus menjadi budaya yang melekat. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan jalan desa yang terawat adalah cermin dari masyarakatnya yang peduli dan maju. (Tim Redaksi Desa Cikawung)

Uncategorized

Bangkitkan Potensi Lokal, Mahasiswa KKN Unsil Kelompok 73 Bersama Warga Dusun Jatijaya Buka Kembali Wisata Bukit Jar’un

Beranda > Berita Bangkitkan Potensi Lokal, Mahasiswa KKN Unsil Kelompok 73 Bersama Warga Dusun Jatijaya Buka Kembali Wisata Bukit Jar’un Dokumentasi: Suasana asri dan sejuk di kawasan perbukitan Desa Cikawung yang siap dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan desa. CIKAWUNG – Potensi wisata alam di Desa Cikawung kembali menggeliat. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Siliwangi (Unsil) Kelompok 73, berkolaborasi dengan masyarakat dan pemuda Dusun Jatijaya, secara resmi membuka kembali objek wisata Bukit Jar’un. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk merevitalisasi aset wisata desa yang sempat vakum dan memaksimalkan potensi ekonomi lokal. Bukit Jar’un yang terletak di Dusun Jatijaya dikenal memiliki panorama alam yang memukau. Dari ketinggian bukit ini, pengunjung dapat menikmati hamparan pemandangan hijau yang asri serta momen matahari terbit (sunrise) yang indah. Namun, karena kurangnya pengelolaan dalam beberapa waktu terakhir, akses dan fasilitas di lokasi tersebut sempat terbengkalai. Melihat potensi besar yang belum tergarap maksimal, Mahasiswa KKN Unsil Kelompok 73 berinisiatif menjadikan revitalisasi Bukit Jar’un sebagai salah satu program kerja unggulan. Semangat Gotong Royong Proses pembukaan kembali wisata ini tidak dilakukan secara instan. Sejak awal kedatangan, mahasiswa KKN Unsil langsung berkoordinasi dengan Kepala Dusun Jatijaya, Karang Taruna, dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan diawali dengan kerja bakti massal (gotong royong) yang melibatkan puluhan warga. Fokus utama kegiatan meliputi: Pembersihan Area: Membersihkan semak belukar yang menutupi area pandang (view point). Perbaikan Akses Jalan: Membuka kembali jalur setapak agar aman dilalui oleh pengunjung, baik pejalan kaki maupun kendaraan roda dua. Pembuatan Spot Foto: Memperbaiki dan membuat instalasi spot foto sederhana namun instagramable untuk menarik minat pengunjung milenial. Pemasangan Papan Petunjuk: Memasang rambu-rambu arah menuju lokasi untuk memudahkan wisatawan luar desa. Dokumentasi: Kabut tipis menyelimuti pepohonan di area Bukit Jar’un, menawarkan suasana sejuk dan udara segar yang cocok untuk melepas penat di akhir pekan. Harapan untuk Ekonomi Desa Ketua Kelompok 73 KKN Unsil, Aul, menyatakan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini bukan hanya sekadar memperbaiki tempat wisata, tetapi membangun kesadaran akan potensi desa. “Kami melihat Bukit Jar’un adalah ‘harta karun’ Dusun Jatijaya yang tertidur. Dengan dibukanya kembali wisata ini, kami berharap dapat memicu perputaran ekonomi bagi warga sekitar, misalnya dengan munculnya warung-warung kecil atau jasa parkir yang dikelola pemuda,” ujarnya. Antusiasme juga dirasakan oleh warga Dusun Jatijaya. Tokoh masyarakat setempat mengapresiasi semangat mahasiswa yang telah menjadi penggerak. Warga berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan melestarikan fasilitas yang telah diperbaiki bersama-sama. Siap Menyambut Pengunjung Kini, Bukit Jar’un telah siap menyambut kembali para penikmat alam. Wisata ini sangat cocok bagi masyarakat Desa Cikawung dan sekitarnya yang ingin melepas penat di akhir pekan tanpa harus pergi jauh ke luar kota. Dengan adanya Sistem Informasi Desa Cikawung yang kini sudah aktif, promosi Bukit Jar’un diharapkan dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Mari dukung pariwisata lokal kita dengan berkunjung dan menjaga keasrian Bukit Jar’un! (Tim Redaksi Desa Cikawung)

Uncategorized

Tingkatkan Kualitas Kesehatan Ibu dan Anak, Pemdes Cikawung Gelar Kegiatan Posyandu Rutin

Tingkatkan Kualitas Kesehatan Ibu dan Anak, Pemdes Cikawung Gelar Kegiatan Posyandu Rutin Foto Ilustrasi: Seorang balita sedang menjalani penimbangan berat badan oleh kader di Posyandu Desa Cikawung. Pengukuran rutin ini penting untuk memantau grafik pertumbuhan anak. CIKAWUNG – Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan balita, Pemerintah Desa Cikawung kembali memfasilitasi pelaksanaan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) rutin. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di [Sebutkan Lokasi, misal: Dusun A / Aula Desa] pada hari [Sebutkan Hari], [Sebutkan Tanggal]. Antusiasme warga terlihat cukup tinggi sejak pagi hari. Para ibu tampak berbondong-bondong membawa balita mereka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar. Kegiatan ini melibatkan Bidan Desa, Kader Posyandu, serta didukung penuh oleh Pemerintah Desa Cikawung. Pentingnya Pemantauan Tumbuh Kembang Kegiatan Posyandu di Desa Cikawung menerapkan sistem 5 meja yang meliputi pendaftaran, pengukuran tinggi dan penimbangan berat badan, pencatatan, penyuluhan gizi, serta pelayanan kesehatan. Bidan Desa Cikawung, [Sebutkan Nama Bidan/Petugas Kesehatan], menyampaikan bahwa kegiatan rutin ini sangat krusial untuk memantau tumbuh kembang anak. “Tujuan utama Posyandu adalah untuk mencegah peningkatan angka kematian ibu dan bayi saat kehamilan, persalinan, atau setelahnya, serta memberdayakan masyarakat agar mandiri dalam kesehatan. Selain itu, ini adalah garda terdepan kita dalam mendeteksi dan mencegah stunting sejak dini,” ujar [Nama Bidan/Petugas] di sela-sela kegiatan. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Selain pemeriksaan kesehatan dan imunisasi, salah satu agenda yang dinanti adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Pada kegiatan kali ini, para balita mendapatkan paket menu bergizi berupa [Sebutkan menu PMT, misal: bubur kacang hijau, telur rebus, dan buah-buahan] yang disiapkan langsung oleh para kader. Kepala Desa Cikawung, [Sebutkan Nama Kepala Desa], mengapresiasi kinerja para kader yang tak kenal lelah melayani masyarakat. “Pemerintah Desa akan terus mendukung program kesehatan seperti ini. Kami berharap dengan adanya Posyandu yang aktif, generasi penerus Desa Cikawung dapat tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari gizi buruk,” ungkapnya. Harapan ke Depan Dengan terlaksananya kegiatan ini secara rutin setiap bulannya, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Cikawung akan pentingnya kesehatan ibu dan anak semakin meningkat. Pemerintah Desa juga mengimbau agar para orang tua yang memiliki balita untuk tidak absen membawa anaknya ke Posyandu sesuai jadwal yang telah ditentukan. (Tim Redaksi Desa Cikawung) Foto Ilustrasi: Suasana di salah satu pos pelayanan, di mana kader kesehatan Desa Cikawung tengah melayani penimbangan balita yang didampingi oleh orang tuanya dengan penuh perhatian.

Scroll to Top